Olahraga biasanya indentik dengan menggunakan otot tapi ada satu cabang olahraga dimana kita bisa menggunakan otak bukan otot kita,ya itu adalah catur! Permainan ini hanya membutuhkan pion-pionnya dan alas berwarna hitam-putih. SO Pada hari kedua tanggal 15 September 2015 mengadakan lomba catur yang berlokasi di SMANDA tepatnya di Lab Biologi dan berlangsung pada pukul sekitar jam 08.00 WIB. Cabang lomba ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA dan ada yang berasal dari luar Bandar Lampung seperti Metro, Gading Rejo dan lainnya tapi sangat disayangkan olahraga ini mendapat banyak kendala.
Pioni Hitam dan Putih
Kendalanya banyak,yang pertama ada dipeserta yang pada awalnya mereka sedikit yang mendaftar tapi mendekati hari pembukaan baru banyak yang daftar jadi pada daftarnya telat lalu dananya kurang’tutur Ilham,selaku panitia catur dari kelas 10 MIPA 6.


Sangat disayangkan bukan? Cabang olahraga ini menggunakan Sistem Swiss yang pertama dipakai pertama kali di Zurich, Switzrland di tahun1895. Sistem Swiss merupakan sistem terbaik untuk pertandingan catur terutamanya yang melibatkan jumlah peserta yang ramai. Keistimewaannya membolehkan satu pertandingan catur dijalankan dengan agak cepat walaupun jumlah peserta yang ramai. Ia adalah satu persetujuan di antara liga 2 pusingan (keadaan ideal) dan sistem kalah mati. Catur tidak membosankan hanya saja ini sejenis permainan atau olahraga yang membutuhkan teknik dan waktu untuk berfikir, apakah kalian termasuk yang sering main catur?
Keseriusan para pemain catur