Semua mungkin terfokus dengan perayaan SO ’15 tapi apakah hanya terfokus dengan event ini tanpa menyadari hal – hal yang jarang difikirkan ? contohnya keamanan di SMANDA saat event SO berlangsung. Kepadatan di SMANDA akan bertambah seperti kuota manusianya atau kendaraan yang parkir disana.    
‘ Semenjak ada SO hal buruk yang pernah terjadi seperti penonton yang tidak mempunyai tiket tapi tetap ingin masuk sampai yang merusak aset dan fasilitas sekolah’ ujar Pak Ilham yang sudah menjadi satpam di SMANDA sejak tahun 2001.


Namun saat 2007 ke 2013 ada double keamaan seperti brimob, polisi dan terkadang TNI. Jika di SMANDA sedang ada event maka keamanan akan ditingkatkan dengan cara mengontrol setiap 15 menit sekali dan mengatur lokasi kendaraan yang akan parkir. Di tahun kejayaannya ini, SMANDA lebih memperketat keamanan untuk meminimalisir hal – hal yang tidak diinginkan seperti yang sudah terjadi. SO merupakan event besar apalagi tahun ini mengangkat tema nasional dan banyak perlombaan baru jadi kemungkinan besar banyak penonton yang ingin mengtahui lomba tersebut.

Di kegiataan sebuah perlombaan tak jarang ada pedagang yang ingin menambah penghasilan karena mereka berfikir bisnis mereka akan ramai dikunjungi. Seperti halnya Ibu Linda yang berjualan sosis goreng yang berlokasi tidak jauh dari GSG SMANDA. Namun, realitanya mereka malah mendapati hal yang tidak seperti mereka bayangkan ternyata pengunjung lebih memilih makan diluar sekolah. Mereka menjual sosis goreng dan menggunakan plastik putih sebagai wadah, dimana plastik itu bisa saja dibuang sembarangan dan menyebabkan kotor serta tidak enak dilihat.

‘ Dari hari Selasa mereka semua pada buang sampah di tempatnya tapi tadi pagi saya lihat didepan tempat saya jualan ini banyak sampah’ ujar Ibu Linda.

Beliau hanya berjualan di SMANDA saat event SO saja namun saat tidak ada acara seperti ini ia tidak berjualan di sekolah tersebut. Mungkin ini yang disebut mencari kesempatan dalam kesempitan.


SO pada hari ketiga dilaksanakan pada tanggal 17 September 2015 yang berlokasi di 3 tempat yaitu  IFA Futsal, SMANDA, dan Lapangan PKOR. Yang paling banyak menarik perhatian pada hari ini adalah lomba Robotic yang dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dibuka oleh Rizky Fadhilah, selaku ketua dan dilaksanakan di GSG SMANDA. Lomb
keseriusan para peserta robotic

a ini diikuti oleh 12 tim yang diikuti dari tingkat SD, SMP maupun SMA dari berbagai asal daerah salah satunya Metro. Lomba tersebut baru pertama kali diadakan jadi ini merupakan tahun pertama di event ‘Tahun Emas’ SO ’15 ini.
‘ Kendala dari acara ini ada di dana dan karena baru ditahun pertama jadi belum dipercaya gitu lalu programnya juga kurang cocok sama hardware ’  ujar Ahmad Ridwan, selaku panitia Robotic.
Lomba kali ini bersaing antara robot yang lebih cepat ke garis finish yang harus melewati garis hitam di area yang sudah tersedia dan sebelum dimulai mereka diberi kesempatan untuk mencoba. Lomba ini banyak menarik perhatian penonton dan banyak sekali penonton yang antusias saat lomba dimulai. Setelah peserta sudah menunjukan robotnya mereka akan di vote oleh penonton untuk menjadi best design. Lomba Robotic penilaian dengan sistem point untuk juara 1, 2, dan 3 yang dilakukan oleh 2 dewan juri.


Yang menarik dari lomba ini juga dikarenakan peserta yang diikuti oleh siswa SD yang dengan bersemangat mengutak – ngatik robot mereka. Tak ada rasa takut sama sekali yang tersirat dari wajah mereka. Teknologi sudah semakin maju di zaman yang serba teknologi saat ini.   
Ekspresi para penonton robotic



Dilain kesempatan terdapat lomba Programming Challenge (PC) pada SO ke 3 tanggal 16 September 2015 yang berlokasi di SMANDA tepatnya di ruang lab komputer yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Lomba tersebut sudah ada sejak ESWETE tahun 2009. Suasana yang sangat hening memang dibutuhkan oleh peserta karena mereka perlu ketelitian dalam lomba ini. Awal lomba PC peserta akan diseleksi teori lalu 
praktek membuat program,menarik bukan ?


‘ Yang akan dinilai yaitu ketelitian, pemahaman, dan pengetahuan tentang computer logika’ jawab Fachry, selaku panitia PC.


 Lomba ini diikuti oleh 13 peserta karena ada beberapa hambatan salah satunya waktu yang tidak pas yang bersamaan dengan event lain. Setelah mereka yang seleksi teorinya lulus akan menghadapi seleksi selanjutnya lalu praktek membuat program. Durasi yang dibutuhkan cukup memakan waktu yang banyak. Kosentrasi dan suasana yang pas dibutuhkan oleh peserta. SO di tahun emas ini ingin membuktikan bahwa mereka ingin memajukan teknologi dan memperkenalkan lebih dekat yang dimaksud dengan teknologi.

Lomba yang tidak pernah abis jadi perbincangan adalah basketball. Lomba yang dilaksakan pada hari ke 3 SO pada tanggal 16 September 2015 yang berlokasi di GOR Saburai dimulai pada pukul 08.00 WIB. Cabang olahraga ini memang selalu menjadi trending-topic 




Sengitnya pertarungan para peserta

karena kehebatan para pemainnya. Olahraga yang membutuhkan kerjasama tim dan skill bermain sudah ada di Indonesia sejak tahun 1930-an walaupun belum resmi menjadi negara merdeka, namun beberapa kota di Indonesia sudah memiliki klub-klub basket lokal. Basket pertama kali dimainkan di Indonesia ditingkat nasional pada tahun 1948 di Solo. Di event SO yang kali ini merupakan Tahun Emas ada banyak keseruan didalamnya dalah satunya adalah saat pertandingan SO pada hari ini adalah skor akhir dari tim basekt putra SMA YP Unila melawan tim basket putra SMA N 8 yaitu 120 dengan 0! Skor yang berbeda jauh ini membuat para pengguna sosial-media instagram heboh dan terkejut. Siapapun tidak akan pernah menyangka bahwa akan ada hal seperti ini, bayangkan saja skor seperti itu bisa terjadi ? Banyak faktor yang bisa mendorong hal itu terjadi diantaranya kerjasama tim yang baik, skill bermain, dan latihan yang sering dilakukan. SO kali ini benar-benar beda dari tahun sebelumnya, di Tahun Emas ini banyak kejutan yang dipersiapkan.
Selain basket ada lagi cabang olahraga yang banyak diminati oleh sebagian orang yaitu futsal. Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan. Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala. Futsal dipopulerkan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani.




SO pada hari kedua tanggal 16 September 2015 mengadakan lomba futsal di IFA Futsal, yang diikuti 32 peserta dari berbagai sekolah. Lomba ini berlangsung pada pukul 08.00 WIB.
Kendala yang kami dapati hanya di dana dan lokasi yang jauh’ ujar Affan, selaku panitia futsal.

Namun, walaupun jauh tetapi IFA Futsal mempunyai tempat yang sejuk dan nyaman untuk digunakan. Lokasi tersebut menjadi ramai ketika para pendukung dari sekolah masaing-masing akan bertanding, mereka bertandangan secara bersamaan dan meramaikan serta memberi support untuk teman mereka disana.
Di GSG SMANDA dan diwaktu yang berbeda yaitu pukul 09.00 WIB pada tanggal 16 September 2015 dilaksanakan lomba Band yang diikuti oleh 30 band yang pesertanya ada yang berasal dari luar Bandar Lampung seperti Kota Gajah dan Talang Padang. Lomba ini bertema KEMERDEKAAN. Mungkin maksudnya kemerdekaan adalah kata lain kejayaan untuk SMANDA di perayaan 50 Tahun Emas ini. Terdapat 3 juri untuk menilai penampilan peserta yaitu guru SMANDA dan 2 guru ekskul band.


Saat wawancara dengan pesrta

kendalanya cuma satu hanya di dana kalo yang lainnya aman dan GRSB itu yang menyopnsori kita tapi kalo alatnya dari SMANDA’  ujar Insannul, selaku panitia Band.
Syarat dari lomba ini adalah lagu yang dibawakan harus diaransemen terlebih dahulu. Saat band yang pertama memulai penampilan suasana di dalam GSG menjadi ramai dan terfokus dengan penampilan mereka. Band yang selanjutnya tampil pun tak kalah mengundang banyak perhatian dari penonton namun rata-rata Band yang tampil selalu membuat suasana di lokasi tersebut menjadi bersemangat karena mereka membawakannya dengan penuh semangat juang seperti temanya.  

Antusias pemain drum

Kita semua pasti mempunyai passion yang berbeda-beda tapi itu tidak jadi masalah jika kita mau menunjukannya bukan hanya dipendam saja. SO pada tanggal 16 September 2015 mengadakan lomba yang beragam! Lain tempat, lain juga suasananya. Waktu untuk memulai lomba disesuaikan dengan jadwal. Yang berbeda di Tahun Emas SMANDA adalah diadakannya lomba Doodle Art. SMANDA benar -benar mengerti lomba apa saja yang harus diadakan, mereka juga tidak takut untuk mengadakan lomba tersebut. Keren bukan ? Lomba Doodle Art diadakan di SMANDA tepatnya di ruang lab fisika pada pukul 09.00 WIB. Doodle Art baru pertama kali diadakan dalam event SO. Lomba tersebut untuk umum mulai dari SMP, SMA, dan Mahasiswa/I yang diikuti sekitar 28 peserta.



 ‘ Kami disini hanya menyiapkan pena dan kertas tapi peserta bisa membawa alat untuk mewarnainya dan ini berdasarkan tema SMANDA Gold atau Pajak ’ ujar Velia, selaku koordinat Doodle Art.
 Lomba ini berdurasi 2 jam dan kriteria penilaian juri adalah komposisi, keindahan, dan kreatifitas.


Banyak sekali macam-macam hobi seperti membaca, menulis, bernyanyi dan sebagainya, lalu jika kalian punya hobi apakah hanya dipendam dan tidak disalurkan ? Dilain tempat SO pada hari kedua tanggal 15 September 2015 mengadakan lomba Solosong yang berlokasi di SMANDA tepatnya Gedung Serba Guna SMANDA (GSG) dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Lomba ini diikuti sekitar 50 orang peserta dan berasal dari berbagai daerah luar Bandar Lampung. Solosong terdiri dari 3 juri dan salah satunya mengundang Inka yang merupakan alumni dari SMANDA yang pernah mengikuti kompetisi salah satu pencarian bakat yaitu Mamamia tahun 2010. 


Lomba Solosong memperbolehkan pesertanya memilih satu lagu yang diadakan diantaranya adalah Almost Is Never Enough, All Of Me, Flashlight, When I Was Your Man dan beberapa lagu Indonesia seperti Aku Memilih Setia, Cinta Sejati, dan Lebih Indah. Sebelum lomba mereka chek sound terlebih dahulu. Dibalik kemeriahan lomba ini terdapat persiapan yang dilakukan oleh panitia.

yaa kita nyiapin stage lalu soundsystem kalo hambatan sih kayanya enggak ada’ tutur Alfoncus, selaku MC saat Solosong.



Lalu lomba dimulai dengan peserta pertama Ivana Jochebed dari SMP Fransiskus  dengan membawakan lagu Cinta Sejati yang dipopulerkan oleh BCL, penampilanya mampu menghipnotis penonton dan disusul oleh peserta selanjutnya yang tetap menarik perhatian penonton.
Olahraga biasanya indentik dengan menggunakan otot tapi ada satu cabang olahraga dimana kita bisa menggunakan otak bukan otot kita,ya itu adalah catur! Permainan ini hanya membutuhkan pion-pionnya dan alas berwarna hitam-putih. SO Pada hari kedua tanggal 15 September 2015 mengadakan lomba catur yang berlokasi di SMANDA tepatnya di Lab Biologi dan berlangsung pada pukul sekitar jam 08.00 WIB. Cabang lomba ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA dan ada yang berasal dari luar Bandar Lampung seperti Metro, Gading Rejo dan lainnya tapi sangat disayangkan olahraga ini mendapat banyak kendala.
Pioni Hitam dan Putih
Kendalanya banyak,yang pertama ada dipeserta yang pada awalnya mereka sedikit yang mendaftar tapi mendekati hari pembukaan baru banyak yang daftar jadi pada daftarnya telat lalu dananya kurang’tutur Ilham,selaku panitia catur dari kelas 10 MIPA 6.


Sangat disayangkan bukan? Cabang olahraga ini menggunakan Sistem Swiss yang pertama dipakai pertama kali di Zurich, Switzrland di tahun1895. Sistem Swiss merupakan sistem terbaik untuk pertandingan catur terutamanya yang melibatkan jumlah peserta yang ramai. Keistimewaannya membolehkan satu pertandingan catur dijalankan dengan agak cepat walaupun jumlah peserta yang ramai. Ia adalah satu persetujuan di antara liga 2 pusingan (keadaan ideal) dan sistem kalah mati. Catur tidak membosankan hanya saja ini sejenis permainan atau olahraga yang membutuhkan teknik dan waktu untuk berfikir, apakah kalian termasuk yang sering main catur?
Keseriusan para pemain catur
Siapa yang tidak mengenal SMA Negeri 2 (SMANDA) ? Mereka kembali mengadakan rutinitas acara yang diadakan setiap tahun. Yap! itu adalah SMANDA Olympic (SO) ! Yang sudah diadakan 8 kali sejak tahun 2007. Acara yang menjadi ajang tempat berkumpulnya pelajar yang ingin berkompetisi mulai dari siswa cowok yang mengikuti lomba futsal atau basketball selalu menjadi hitz di dunia maya atau nyata sampai menjadi tempat reuni. SO pada kesempatan kali ini bersamaan dengan ulang tahun SMANDA ke-50 yang diadakan secara meriah dan wah banget, diumur yang sudah setengah abad mereka telah memperoleh banyak kemenangan dalam bidang akademik maupun non-akademik tak salah bila ini disebut dengan ‘Tahun Keemasan’.



Drumband yang mengiri pemukaan SO

Pembukaan SO tahun ini dilaksanakan tanggal 14 September 2015 pukul 07.00 WIB di GOR Saburai yang dimeriahkan para peserta lomba serta siswa-siswi SMANDA yang berjumlah kurang lebih 1.400 orang dari kelas 10-12. Acara ini dibuka oleh Drs.Sobirin, selaku kepala sekolah. Suara riuh dan bangga tersirat dari mereka pada saat acara ini dimulai dengan penampilan Sanggar Seni Gema Hempita(SSGH) dengan menampilkan Marching Band yang membawakan lagu Sebik Dilom Hati, yang dipandu oleh KMS Ramadhan Djordy, siswa kelas 12 IPA 8 dengan bangga dan semangat 45 dia memandu. Yang unik dari penampilan tersebut mereka menyatukan tarian modern dan tradisional dan alat musik modern dengan tradisional ditambah dengan imbuhan beat-box! Memukau bukan? Bukan hanya itu mereka juga melakukan flash mob yang dilakukan dengan 90 orang siswa. Walau sebagian ada yang lupa gerakan tapi senyum diwajah mereka tak pernah lupa untuk ditunjukan. Tapi tidak mungkin berjalan seperti ini jika tidak ada niat dan usaha dari mereka dan butuh banyak persiapan untuk menampilkan hal sekeren ini.

‘Persiapan SO yang mencakup semuanya bisa dikira-kira memakan waktu kurang lebih 6 bulan’ tutur Nada Salsabila, selaku Humas SO'

Bukan waktu yang cukup lama untuk membuat acara pembukaan semeriah ini dan belum tentu bisa menghipnotis. Suka duka dalam persiapan SO juga diraskan oleh Dimas dan Farrel, selaku Humas SO
‘sukanya ya kita bisa menjadi lebih akrab dan sering ketemu tapi kalo dukanya ya mungkin karena susah ikutin gerakan flash mob saat latihan dan hambatan untuk persiapan ini ya umumnya ada di biaya’

Kemeriahan Flashmob

suasana antusias semua pantia

Flashmob sendiri melibatkan dari perwakilan kelas dan butuh waktu satu minggu untuk latihan. Menantang bukan ? Mereka beramai-ramai turun ke lapangan seperti apa yang sudah mereka persiapkan mulai dari gerakan, ekspresi, hingga rasa PD yang cukup tinggi untuk berjoget didepan umum. Setidaknya usaha mereka sangat ternilai dan yang paling mereka ingat bukan hasilnya tapi proses persiapan dari semua ini. Mereka yang tadinya hanya ‘kerja’ lalu menjadi ‘extra-kerja-keras’. Acara pembukaan ditutup dengan flashmob lalu lomba basket di mulai, kali ini yang bersaing adalah basket putra antara MAN 1 Bandar Lampung VS SMANDA dan skor akhir adalah 15 dan 17, dimenangkan oleh SMANDA! Kemeriahan SMANDA dan rasa antusias ditunjukan oleh siswa-siswi SMANDA dan suasana di GOR Saburai pun menjadi ramai. Dilain tempat yaitu Lapangan PKOR terdapat pertandingan Baseball & Softball yang tidak kalah serunya dengan pertandingan basket!